Menjadi seorang pimpinan identik dengan suatu keteladanan.

Namun terkadang tanpa disadari seorang atasan berperilaku buruk dan tentu saja tak seorangpun menginginkan dirinya menjadi pimpinan nampak buruk tersebut. Nah supaya tidak menjadi pimpinan yang baik, berikut adalah beberapa hal yang perlu dihindari jika menjadi pimpinan

1. Berpendapat bahwa manajemen itu identik dengan perintah dan kontrol

Salah satu tugas seorang atasan memang melakukan monitoring dan evaluasi. Namun jangan sampai tindakan tersebut menjadi hal utama yang dilakukan. Tindakan yang selalu melakukan kontrol terhadap karyawan apakah sudah melakukan tugas tersebut dengan baik atau belum ditambah dengan kesan selalu menyanyakan progressnya membuat risih karyawan. Bos yang baik akan membantu karyawannya menjalankan sebuah hal yang sulit serta menjadikan suatu keputusan sulit menjadi mudah dilakukan.

2. Karyawan harus bersedia bekerja lebih lama

Bos buruk memiliki anggapan bahwa karyawan yang baik adalah karyawan yang bersedia bekerja melebihi waktu yang telah ditetapkan. Bos buruk tersebut menganggap bekerja itu dapat diukur dengan waktu atau jam kerja. Sementara karyawan yang tidak bersedia kerja dalam jangka waktu lebih dianggap sebagai karyawan yang kurang loyal dan malas. Sementara, bos yang baik memahami bahwa jika seorang karyawan bekerja lebih dari jam yang sudah disepakati antara karyawan dengan lembaga pekerja di setiap minggunya akan mengurangi produktivitas dari karyawan tersebut.

3. Saya mengelola target saya dan bukan orang

Pimpinan yang tidak bijak lebih mengedepankan angka-angka atau target yang harus dicapai oleh sebuah perusahaan dan memaksakan kepada seluruh karyawannya bahwa angka tersebut harus tercapai atau bahkan lebih. Sehingga terkadang sering terjadi ketidakjujuran dan bahkan menghalalkan segala cara demi mencapai target tersebut. Pimpinan yang baik dan berkapasitas tahu bahwa dukungan yang baik terhadap karyawan adalah langkah utama untuk mendapatkan hasil. Karyawan dibuat sadar bahwa hasil itu memang kebutuhan bersama sehingga pimpinan yang baik akan selalu mengelola karyawan dengan sebaik-baiknya dan tidak memaksa mereka.

4. Saya sebaiknya turun mengerjakan sendiri jika saya ingin semua beres

Tidak sedikit pimpinan yang lebih baik mengerjakan segala sesuatunya sendiri karena menganggap bahwa target hanya akan tercapai jika dia secara langsung terjun mengerjakan atau menganggap karyawannya terlalu lamban di dalam mengerjakan tugas. Sehingga pimpinan tersebut memiliki kecenderungan mengambil alih tugas serta tanggung jawab. Sementara pimpinan yang baik lebih menekankan motivasi bekerja dan selalu membesarkan hati karyawan supaya  bisa menjalankan tugas dengan baik. memahami bahwa kesuksesan yang hakiki adalah atas dasar kerja sama dan tanggung jawab bersama.

Jadilah pemimpin terbaik dan kesuksesan di tanganmu, salah satunya dengan cara menjauhi beberapa hal yang perlu dihindari jika menjadi pimpinan. 

 

diadaptasi dari : 

http://the-marketeers.com

Komentar

Belum ada komentar, silahkan isikan komentar Anda pada form di bawah.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Form dengan tanda (*) harus diisi.

  • Tentang Larissa

    Larissa Aesthetic Center merupakan klinik kecantikan estetika pratama yang mengusung konsep "Natural Ingredient with High Technology" yaitu sistem perawatan wajah, perawatan rambut hingga perawatan tubuh dengan memakai bahan alami yang disinergikan penggunaan teknologi modern dengan harga terjangkau.

    Larissa Aesthetic Center juga menghadirkan produk-produk kosmetik yang menggunakan bahan-bahan alami, aman dan sudah bersertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) dari BPOM. Produk kosmetik tersebut menggunakan merek dagang "L" yang sudah dipatenkan dan hanya tersedia di gerai-gerai Larissa Aesthetic Center.

  • Kontak Kami

    +62 853-2606-8888


    (0274) 588037



    LARISSA AESTHETIC CENTER
    HEAD OFFICE

    Jl. Kayen Raya No.45, Kayen, Condongcatur, Kec. Depok, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281